Aturan Pacaran Oleh Orang Tua
Bagaimana orangtua menetapkan aturan berpacaran bagi anak-anaknya mungkin berhubungan erat dengan hubungan cinta mereka sendiri. Stephanie Madsern dari McDaniel College, Maryland, menemukan bahwa orangtua yang tidak bahagia, tidak puas, atau tidak nyaman dengan hubungan cinta dengan pasangannya juga menerapkan aturan berpacaran yang cenderung ketat.
Orangtua yang semacam itu juga seringkali mendikte anak-anaknya mengenai bagaimana mereka harus memperlakukan (calon) pacar mereka, perilaku yang tentu saja dianggap si anak sebagai sesuatu yang terlalu invasif dan akhirnya malah membuat si anak tidak nyaman berhubungan dengan pacarnya. Padahal, kata Dr. Madsen, niat orangtua tersebut baik, yaitu agar anak-anak mereka lebih bahagia dalam soal cinta daripada mereka sendiri.
Orangtua yang terlibat dalam hubungan romantis stabil dengan pasangan atau mitra cenderung lebih dari orang tua lain untuk menetapkan aturan yang membatasi perilaku pacaran remaja, seperti jam malam, umur minimum untuk berkencan, batas tempat remaja dapat pergi dan aturan eksplisit terhadap aktivitas seksual, kata seorang baru studi dari 169 orang tua dan 102 remaja oleh Stephanie Madsen, seorang profesor psikologi di Maryland McDaniel College.
Orangtua yang tidak bahagia, puas atau tidak aman dalam cinta, bagaimanapun, melampaui batas dan mencoba untuk mendikte atau mengontrol bagaimana mereka memperlakukan remaja tanggal mereka, studi ini ditemukan. Ini orang tua mencoba untuk mempengaruhi anak-anak mereka untuk menghargai hal-hal tertentu dan bertindak dengan cara tertentu.
Tujuannya mungkin untuk memulai remaja mereka di jalan romantis lebih bahagia daripada mereka sendiri, kata Dr Madsen. Tapi anak-anak sering menganggap nasihat ini mengganggu, dan sekali lagi, itu cenderung memiliki efek sebaliknya. Para remaja terpengaruh tidak terlalu puas dengan hubungan kencan mereka.
Sumber:
online.wsj.com
PERSEPSI – WARTA PSIKOLOGI POPULER
Cinta Dan Benci

Tentu kita semua sudah tahu idiom di atas, tapi sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa kedua hal tersebut secara biologis memang mirip; Hasil pemindaian otak memperlihatkan bahwa ada persamaan bagian otak yang aktif ketika seseorang melihat foto orang yang ia benci atau yang ia cintai.
Satu perbedaannya adalah: Bagian otak yang berkaitan dengan penilaian dan akal sehat tidak begitu aktif dalam mode ‘cinta’, sementara bagian serupa lebih banyak aktif ketika kita membenci.
Profesor Zeki dan John Romaya dari Laboratorium Neurobiologi menganalisis aktivitas sirkuit saraf di otak yang menyala ketika para partisipan melihat foto orang yang dibenci.
Mereka menemukan bahwa benci termasuk bagian dari rangkaian otak yang disebut putamen dan insula, ditemukan di korteks sub-organ. Putamen ini sudah diketahui terlibat dalam persepsi penghinaan dan jijik dan juga dapat menjadi bagian dari sistem motor yang terlibat dalam gerakan dan tindakan.
"Secara signifikan, putamen dan insula adalah juga keduanya diaktifkan oleh cinta romantis. Hal ini tidak mengherankan. Para putamen juga bisa terlibat dalam penyusunan tindakan agresif dalam konteks romantis, seperti dalam situasi ketika saingan menyajikan bahaya, "
Salah satu perbedaan utama antara cinta dan benci tampaknya berada dalam kenyataan bahwa sebagian besar dari korteks serebral - terkait dengan penilaian dan penalaran - menjadi de-aktif dalam cinta, sementara hanya wilayah kecil yang dinonaktifkan di benci.
Sumber:
www.independent.co.uk
PERSEPSI – WARTA PSIKOLOGI POPULER
Lelucon Terlucu

Tak jarang respon yang tidak diharapkan tersebut diungkapkan oleh teman (atau siapapun) saat kita sedang menceritakan sebuah lelucon yang kita anggap lucu. Lalu timbul pertanyaan, apa sih lelucon yang bisa dianggap lucu oleh semua orang? Apakah setiap orang mempunyai preferensi lelucon yang berbeda-beda? Tidak hanya kita, namun Dr. Richard Wiseman, seorang psikolog dari University of Hertfordshire pun mengajukan pertanyaan yang sama. Bekerjasama dengan British Association for the Advancement of Science, ia mendirikan sebuah laboratorium online untuk mencari tahu ‘lelucon terlucu di dunia’. Selama setahun website tersebut menerima masukan dari 2 juta lebih pengunjungnya mengenai lelucon favorit mereka yang mencapai 40.000 entry, juga informasi diri tambahan untuk melihat perbedaan kewarganegaraan dan gender dalam preferensi lelucon.
Pada Desember 2001, Laugh Lab mengumumkan hasil utamanya, yaitu lelucon terlucu di dunia:
A couple of New Jersey hunters are out in the woods when one of them falls to the ground. He doesn’t seem to be breathing, his eyes are rolled back in his head. The other guy whips out his cell phone and calls the emergency services. He gasps to the operator: “My friend is dead! What can I do?” The operator, in a calm soothing voice says: “Just take it easy. I can help. First, let’s make sure he’s dead.” There is a silence, then a shot is heard. The guy’s voice comes back on the line. He says: “OK, now what?”
Lelucon ini dikirimkan oleh Gurpal Gosall, 31, seorang psikiater dari Manchester, UK. Menurut Dr. Wiseman, lelucon ini lebih mempunyai daya tarik universal dibandingkan yang lain karena memenuhi 3 alasan: (1) membuat kita merasa lebih superior dari si subyek lelucon (si pemburu), (2) mengurangi dampak emosional dari kejadian yang seharusnya menimbulkan kecemasan (matinya si pemburu), dan (3) mengejutkan karena adanya semacam ketidaksesuaian (kesalahpahaman teman si pemburu dengan operator). Begitu pula lelucon yang menempati urutan kedua:
Sherlock Holmes and Dr Watson go on a camping trip. After a good dinner and a bottle of wine, they retire for the night, and go to sleep.
Some hours later, Holmes wakes up and nudges his faithful friend. “Watson, look up at the sky and tell me what you see.”
“I see millions and millions of stars, Holmes” replies Watson.
“And what do you deduce from that?”
Watson ponders for a minute.
“Well, astronomically, it tells me that there are millions of galaxies and potentially billions of planets. Astrologically, I observe that Saturn is in Leo. Horologically, I deduce that the time is approximately a quarter past three. Meteorologically, I suspect that we will have a beautiful day tomorrow. Theologically, I can see that God is all powerful, and that we are a small and insignificant part of the universe. What does it tell you, Holmes?”
Holmes is silent for a moment. “Watson, you idiot!” he says. “Someone has stolen our tent!”
Dari data diri yang diberikan para respondennya, Dr. Wiseman juga mengurutkan ‘10 negara paling lucu’, dilihat dari rating lelucon yang mereka berikan. Di peringkat pertama adalah Jerman, diikuti dengan Prancis, Denmark, Inggris, Australia, Irlandia, Belgia, Amerika Serikat, Selandia Baru, dan Kanada. Lalu Dr. Wiseman melihat perbedaan preferensi lelucon antar negara-negara tersebut. Orang Irlandia, Inggris, Australia, dan Selandia baru mempunyai preferensi kuat terhadap lelucon yang menggunakan permainan kata, seperti:
Patient: “Doctor, I’ve got a strawberry stuck up my bum.”
Doctor: “I’ve got some cream for that.”
Sementara orang AS dan Kanada lebih menyukai ejekan dimana ada perasaan superioritas, entah karena subyek terlihat bodoh atau ‘dibodoh-bodohi’ orang lain:
Texan: “Where are you from?”
Harvard grad: “I come from a place where we do not end our sentences with prepositions.”
Texan: “Okay – where are you from, jackass?”
Banyak orang Eropa daratan, seperti Prancis, Denmark, dan Belgia, memilih lelucon yang bersifat surreal,
An Alsatian went to a telegram office, took out a blank form and wrote:
“Woof. Woof. Woof. Woof. Woof. Woof. Woof. Woof. Woof.”
The clerk examined the paper and politely told the dog: “There are only nine words here. You could send another ‘Woof’ for the same price.”
“But,” the dog replied, “that would make no sense at all.”
…dan lelucon yang bersifat menertawakan topik-topik yang biasanya menimbulkan kecemasan, seperti contoh berikut:
A patient says: “Doctor, last night I made a Freudian slip, I was having dinner with my mother-in-law and wanted to say: “Could you please pass the butter.” But instead I said: “You silly cow, you have completely ruined my life.”
Namun Jerman merupakan perkecualian yang unik. Mereka tidak mempunyai kecenderungan ke arah lelucon manapun, sehingga mereka menganggap lucu berbagai macam jenis lelucon dan menempati urutan pertama.
Berikut adalah lelucon yang menempati urutan teratas di sebagian negara-negara tersebut:
INGGRIS
A woman gets on a bus with her baby. The bus driver says: “That’s the ugliest baby that I’ve ever seen. Ugh!” The woman goes to the rear of the bus and sits down, fuming. She says to a man next to her: “The driver just insulted me!” The man says: “You go right up there and tell him off – go ahead, I’ll hold your monkey for you.”
AMERIKA SERIKAT
A man and a friend are playing golf one day at their local golf course. One of the guys is about to chip onto the green when he sees a long funeral procession on the road next to the course. He stops in mid-swing, takes off his golf cap, closes his eyes, and bows down in prayer. His friend says: “Wow, that is the most thoughtful and touching thing I have ever seen. You truly are a kind man.” The man then replies: “Yeah, well we were married 35 years.”
KANADA
When NASA first started sending up astronauts, they quickly discovered that ballpoint pens would not work in zero gravity. To combat the problem, NASA scientists spent a decade and $12 billion to develop a pen that writes in zero gravity, upside down, underwater, on almost any surface including glass and at temperatures ranging from below freezing to 300 C. The Russians used a pencil.
AUSTRALIA
This woman rushed to see her doctor, looking very much worried and all strung out. She rattles off: “Doctor, take a look at me. When I woke up this morning, I looked at myself in the mirror and saw my hair all wiry and frazzled up, my skin was all wrinkled and pasty, my eyes were bloodshot and bugging out, and I had this corpse-like look on my face! What’s WRONG with me, Doctor!?”
The doctor looks her over for a couple of minutes, then calmly says: “Well, I can tell you that there ain’t nothing wrong with your eyesight….”
BELGIA
Why do ducks have webbed feet?
To stamp out fires.
Why do elephants have flat feet?
To stamp out burning ducks.
GERMAN
A general noticed one of his soldiers behaving oddly. The soldier would pick up any piece of paper he found, frown and say: “That’s not it” and put it down again. This went on for some time, until the general arranged to have the soldier psychologically tested. The psychologist concluded that the soldier was deranged, and wrote out his discharge from the army. The soldier picked it up, smiled and said: “That’s it.”
Hal lain yang bisa dilihat dari penelitian ini adalah adanya perbedaan gender dalam preferensi lelucon. Laki-laki terlihat lebih menyukai lelucon yang agresif, menunjukkan superioritas dan agak sedikit porno, sementara perempuan lebih menanggap lucu lelucon yang lebih kompleks dalam bahasa dan menggunakan permainan kata, suatu hasil yang menurut Dr. Wiseman menunjukkan perbedaan cara kerja otak yang bersifat genetis dengan pembedaan gender oleh masyarakat yang bersifat lingkungan berpengaruh pada preferensi lelucon.
Beberapa lagi hasil yang menarik:
Disertakannya lelucon yang diciptakan oleh komputer milik Edinburgh University dalam voting sebagai tes AI (Artificial Intelligence), lelucon berikut rata-rata dinilai buruk (“What kind of line has sixteen balls? A pool cue!”), sementara satu lelucon lagi dinilai dengan rata-rata baik (“What kind of murderer has moral fibre? A cereal killer.”)
Laughlab menghitung rata-rata kata dalam setiap lelucon yang masuk, dan menurut perhitungan, lelucon yang ideal (dianggap paling lucu) mempunyai 103 kata; lelucon terlucu di dunia (kisah dua pemburu) sendiri mempunyai 102 kata.
Beberapa lelucon menggunakan binatang sebagai tokohnya. Laughlab menemukan bahwa lelucon yang menggunakan bebek dinilai lebih lucu dibandingkan lelucon yang menggunakan binatang lain.
Sumber:
Laughlab
World’s Funniest Joke (wikipedia entry)
Computer crack funnier than many human jokes
POPsy - Jurnal Psikologi Populer
KOMIK LUCU: Kepribadian Berdasarkan Golongan Darah
Menurut saya (juga konsensus umum para ilmuwan psikologi), kepribadian seseorang tidak dapat ditentukan oleh golongan darah (oh, dan teori itu pertama kali dipopulerkan oleh Nazi). Itu sama konyolnya seperti mengatakan bahwa perilaku mengemudi seseorang ditentukan oleh jenis oli yang ia gunakan dalam kendaraannya: sangat tidak berdasar dan menafikan banyak hal-hal lain yang jauh lebih menentukan, seperti genetik, pola asuh orangtua, lingkungan sosial dan pendidikan.
Tetap saja, saya tidak bisa menahan godaan untuk tidak meneruskan komik strip ini yang saya dapat dari sebuah webaite POPsy Psikologi Populer(dan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh entah siapa). Sangat jenaka, dan entah kenapa gambaran komik ini mengenai golongan darah B sangat mirip dengan saya. Apakah teori kepribadian-menurut-golongan-darah ini mengandung setitik kebenaran, atau ia hanya memanfaatkan karakteristik-karakteristik samar seperti layaknya astrologi? Apakah golongan darah dan kepribadian anda digambarkan secara akurat oleh komik ini?







Sumber : POPsy - Jurnal Psikologi Populer
Membaca Pikiran Orang Lain

Banyak anggapan bahwa membaca pikiran adalah pekerjaan seorang psikolog, paranormal atau bahkan dukun. Namun, percaya atau tidak, dalam kehidupan sehari-hari, anda semua adalah seorang pembaca pikiran. Sebab, tanpa kemampuan untuk mengetahui pikiran serta perasaan orang lain, kita semua tak akan mampu menghadapi situasi sosial semudah apapun. Dengan membaca pikiran, kita dapat membuat perkiraan tentang tingkah laku seseorang lalu membuat kita dapat menentukan keputusan berikutnya.
Jika kita melakukan pembacaan ini dengan buruk, dampaknya bisa serius: konflik bisa saja terjadi akibat kesalahpahaman. Contoh yang nyata kesulitan mengenali pikiran dan perasaan orang lain—mindblindness, dapat dilihat pada penyandang autisme, dimana ketidakmampuan tersebut menjadi suatu kondisi yang mengganggu.
Kemampuan membaca pikiran ini, yang oleh William Ickes—profesor psikologi di University of Texas, disebut sebagai emphatic accuracy.
Darimana asalnya?
Kemampuan (terbatas) kita untuk membaca pikiran menurut Ross Buck–profesor Communication Sciences di University of Connecticut, memiliki sejarah yang amat panjang. Dikatakannya bahwa, melalui jutaan tahun evolusi, sistem komunikasi manusia berkembang menjadi lebih rumit saat kehidupan juga menjadi lebih kompleks. Membaca pikiran lantas menjadi alat untuk menciptakan dan menjaga keteraturan sosial; seperti membantu mengetahui kapan harus menyetujui sebuah komitmen dengan pasangan atau melerai perselisihan dengan tetangga.
Kemampuan ini sendiri muncul sejak manusia dilahirkan. Bayi yang baru lahir lebih menyukai wajah seseorang dibandingkan stimulus lainnya, dan bayi berusia beberapa minggu sudah mampu menirukan ekspresi wajah. Dalam 2 bulan, bayi sudah dapat memahami dan berespon terhadap keadaan emosional dari pengasuhnya. Nancy Eisenberg, profesor psikologi di Arizona State University dan ahli dalam perkembangan emosional, menuturkan bahwa bayi berusia 1 tahun mampu mengamati ekspresi orang dewasa dan menggunakannya untuk menentukan tingkah laku berikutnya. Lanjutnya, bayi usia 2 tahun mampu menyimpulkan keinginan orang lain dari tatapan matanya, dan di usia 3 tahun, bayi dapat mengenali ekspresi wajah gembira, sedih atau marah. Saat menginjak usia 5 tahun, bayi sudah memiliki kemampuan dasar untuk membaca pikiran orang lain; mereka telah memiliki “teori pikiran.” Bayi tersebut mampu memahami bahwa orang lain memiliki pemikiran, perasaan dan kepercayaan yang berbeda dengan yang mereka miliki.
Anak-anak tadi mengembangkan kemampuan membaca pikiran dengan mengamati pembicaraan orang dewasa, dimana mereka membedakan kompleksitas aturan dan interaksi sosial. Selain itu, kegiatan bermain dengan teman sebaya juga dapat melatih anak untuk membaca pikiran anak lainnya. Namun, tak semua anak bisa mengembangkan kemampuan ini. Anak-anak yang mengalami penelantaran dan kekerasan cenderung mengalami hambatan dalam mengembangkan kemampuan membaca pikiran ini. Sebagai contoh, anak yang dibesarkan dalam keluarga yang penuh dengan kekerasan, mungkin akan jauh lebih peka terhadap ekspresi marah, walaupun sesungguhnya emosi marah tidak muncul.
Lanjut lagi, kemampuan membaca pikiran yang lebih maju biasa muncul pada masa remaja akhir. Hal ini terjadi karena kemampuan untuk menyimpan perspektif dari beberapa orang di saat yang sama—dan lalu mengintegrasikannya dengan pengetahuan kita dan orang yang bersangkutan itu—seringkali membutuhkan kemampuan otak yang sudah jauh berkembang.
Bagaimana Membaca Pikiran?
Membaca bahasa tubuh adalah komponen inti dari membaca pikiran. Lewat bahasa tubuh, kita bisa mengetahui emosi dasar seseorang. Peneliti menemukan bahwa ketika seseorang mengamati gerak tubuh orang lain, mereka dapat mengenali emosi sedih, marah, gembira, takut dll, bahkan ketika pengamatan hanya dilakukan dengan pencahayaan yang minim.
Ekspresi wajah juga merupakan penanda bagi kita untuk dapat mengetahui apa yang dipikirkan orang lain. Namun sayangnya, banyak dari kita yang tidak mampu untuk mendeteksi ekpresi ini. Salah satu sumber yang kaya akan penanda ini adalah mata seseorang; otot-otot di sekitar mata. Mata seseorang adalah sumber penanda yang paling kaya jika dibandingkan bagian lain yang ada di wajah. Contohnya: mata yang turun ketika sedih, terbuka lebar ketika takut, terlihat tidak fokus kala sedang berkhayal, menatap tajam penuh kecemburuan, atau menatap sekitarnya ketika tidak sabar.
Kita dapat semakin tahu pikiran orang lain dari komponen-komponen dalam percakapan—kata-kata, gerak tubuh, dan nada suara. Namun diantara ketiganya, Ickes menemukan bahwa isi pembicaraan menjadi komponen terpenting dalam membaca pikiran dengan baik.
Menjadi Pembaca Pikiran Ulung
Lalu, bagaimana kita bisa menjadi seorang pembaca pikiran yang lebih baik? Tim dari Psychology Today telah merumuskan beberapa hal yang bisa membantu kita membaca pikiran.
Kenalilah orang lain. “Kemampuan membaca pikiran akan meningkat, semakin kita mengenal lawan bicara kita,” kata William Ickes. Jika kita berinteraksi dengan seseorang selama kurang lebih sebulan, kita akan lebih mudah untuk mengenali apa yang ia pikirkan dan rasakan. Hal tersebut dapat terjadi karena: kita mampu mengartikan kata-kata dan tidakan orang lain dengan lebih tepat, setelah mengamatinya dalam berbagai situasi; kedua, kita mengetahui apa yang terjadi dalam hidup mereka, dan mampu menggunakan pengetahuan itu untuk memahami mereka dalam konteks yang lebih luas.
Minta umpan balik. Penelitian menunjukkan bahwa kita dapat meningkatkan kemampuan membaca dengan cara menanyakan kebenaran dari tebakan kita. Misalnya, “Saya mendengar, sepertinya Engkau sedang marah. Benar tidak?”
Perhatikan bagian atas dari wajah. Emosi yang palsu, biasanya diungkapkan pada bagian bawah wajah seseorang. Sedangkan, menurut Calin Prodan—profesor neurologi di University of Oklahoma Health Sciences Center, emosi utama bisa dilihat dari sebagian ke atas wajah, biasanya di sekitar mata.
Lebih ekspresif. Ekspresivitas emosi cenderung timbal balik. Ross Buck, “semakin kita ekspresif, semakin banyak pula kita akan mendapat informasi mengenai kondisi emosional dari orang lain di sekitar kita.”
Santai. Menurut Lavinia Plonka, pengarang Walking Your Talk, seseorang cenderung “menyamakan diri” dengan lawan bicaranya melalui postur tubuh dan pola napas. Jika anda merasa tegang, teman bicara anda bisa saja, secara tak sadar, menjadi tegang pula lalu terhambat, dan akhirnya menjadi sulit untuk dibaca. Ambillah napas panjang, senyumlah, dan coba untuk menampilkan keterbukaan dan penerimaan kepada siapapun yang bersama anda.
Tinjauan Kritis
Perlu kita ingat, bahwa ekspresi emosi bisa berbeda di berbagai budaya. Ekspresi sedih di satu budaya, bisa jadi diinterpretasikan sebagai emosi lain di budaya lain. Jadi jika ingin membaca seseorang, kita perlu memperhatikan pula unsur budaya yang berlaku di tempat tinggal orang itu, jangan sampai salah menebak, atau bahkan memicu terjadinya kesalahpahaman.
Kita juga tak bisa mengesampingkan fenomena membaca pikiran ini sebagai sebuah fenomena yang biasa diasosisasikan dengan kemampuan supranatural, sebab percaya tidak percaya, memang ada orang-orang yang memiliki kemampuan untuk membaca pikiran yang sulit dijelaskan ilmu pengetahuan. Setidaknya penulis telah menemukan beberapa orang dengan kemampuan membaca pikiran, yang bahkan mampu melihat masa depan dan berbagai macam hal yang sulit diterima nalar.
Sumber Pustaka
Mind Reading – Psychology Today
How To Be a Better Mind Reader – Psychology Today
POPsy - Jurnal Psikologi Populer
Otak Menurun di Usia 40

Otak memiliki peranan yang penting dalam tubuh kita. Menjaga keseimbangan tubuh kita, berpikir, bergerak, semuanya adalah tugas dari otak kita. Lalu bagaimana tubuh kita kalau kinerja otak kita menurun?
Pusat kontrol manusia berada di Otak. Manusia itu bisa dianalogikan seperti komputer yang terdiri dari 3 komponen hardware (Keyboard, Processor, dan Monitor). Keyboard berfungsi untuk memasukan input yang akan diterima, diproses, dan disimpan oleh processor. Setelah itu output akan muncul sebagai tampilan di Monitor. Dalam kehidupan manusia input bisa dalam bentuk proses pembelajaran (pengalaman, pengamatan, dsb). Sedangkan proses adalah mekanisme yang terjadi di organ tubuh manusia terutama otak (sebagai processor). Ouput dari proses itu bisa muncul dalam bentuk konsekuensi, perilaku, dan perasaan manusia. Ketiga hal tersebut tidak bisa dipisah-pisahkan karena semua memiliki kaitan proses.
Psikolog sebagai profesi yang mempelajari tentang perilaku manusia seringkali hanya berfokus pada input dan output saja. Sedangkan Psikiater lebih fokus kepada proses. Maka dari itu sering “tidak nyambung” antara Psikolog dengan Psikater dalam memberikan layanan terapi yang dibutuhkan oleh pasien.
Jika ketiga komponen (input, proses, dan output) ini bisa dipahami dengan baik maka hasilnya akan optimal. Sayangnya saat ini belum ada kurikulum khusus di fakultas psikologi yang mempelajari tentang proses yang terjadi di otak manusia. Banyak masalah perilaku manusia yang bisa dijelaskan jika kita memahami tentang ketiga hal tersebut.
Sebagai contoh bagaimana perasaan manusia sangat terkait dengan hormon (neuro-transmitter) yang diproduksi oleh otak saat merespon sebuah peristiwa tertentu. Bagaimana proses pencucian otak manusia atau sekedar menjelaskan fenomena seolah-olah agama tidak bisa dijelaskan dengan teori ilmiah, mengapa bisa terjadi seperti itu? Mengapa muncul perilaku adikitif? Mengapa ciuman bisa menurunkan stress? Mengapa tertawa bisa membuat sehat? dan masih banyak lagi….
Boleh saja kata orang ‘life begins at 40‘, tapi menurut penelitan terbaru, pada umur 40-lah kinerja otak kita mulai menurun. Ini berkaitan dengan selubung mielin (myelin sheath), salah satu bagian yang penting dari sel saraf otak. Di atas umur 40, tubuh kita mulai kehilangan kemampuan untuk terus-menerus memperbaharui selubung itu, sehinga menyebabkan berbagai gejala kognitif yang dikaitkan dengan penuaan.
Menurut penelitian terbaru, otak kita tercepat pada 39 dan kemudian menurun 'pada tingkat percepatan.
"Perlambatan ini terjadi karena hilangnya selubung lemak yang melapisi sel-sel saraf, neuron yang disebut, selama usia pertengahan, para ahli mengatakan.Pelapisan bertindak sebagai isolasi, mirip dengan plastik yang menutupi pada kabel listrik, dan memungkinkan untuk semburan cepat sinyal di sekitar tubuh dan otak. Ketika sarungnya memburuk, sinyal melewati sepanjang neuron di otak melambat. Ini berarti reaksi kali dalam tubuh lebih lambat juga.
Para ilmuwan di University of California, Los Angeles, mengatakan bahwa setelah 40 tubuh 'kalah' untuk memperbaiki selubung pelindung.
Temuan itu dilakukan setelah peneliti menguji seberapa cepat pria berusia 23-80 bisa memanfaatkan jari telunjuk mereka dalam sepuluh detik.
Hasil dari 72 peserta menunjukkan bahwa kedua 'telah lintasan jangka hidup yang hampir tidak bisa dibedakan' - dan, secara signifikan, memuncak pada 39.
Sumber:
Psikologi Populer dan netsains.com
PERSEPSI – WARTA PSIKOLOGI POPULER
online.wsj.com
Berita Tentang Mesir (Terkini)

Barusan tidak sengaja ketika membuka laptop, internet dihidupkan oleh pemerintah, padahal sejak situasi Mesir tegang mulai tanggal 25 Januari lalu, semua saluran komunikasi diputus. Telpon dimatikan, mengirim SMS tidak bisa, hingga jaringan internet pun tidak bisa.
Berita Mesir terkini benar-benar sudah tidak cantik lagi. Satu minggu ini kami warga negara Indonesia yang ada di Mesir tidak bisa keluar ke mana-mana, kalaupun keluar palingan hanya di sekitar-sekitar sini saja. Semua jalan diblokir oleh masyarakat.
Sejak hari Jum’at ketika kerusuhan melebar di seluruh penjuru negeri. Polisi sudah tidak ada. Banyak kantor-kantor polisi, hampir semua malah kalau ingin mengatakan agak berelebihan, yang dibakar. Banyak para tahanan dan ribuan yang melarikan diri. Ini mungkin bisa disebut dengan istilah Mesir berdarah.
Kemarin, saya mencoba jalan-jalan bersama teman saya, Omar, untuk melihat langsung kondisi terkini yang ada di Cairo. Saya melewati Zahra dan jalan lingkar Cairo. Pemandangan tank-tank perang ada di mana. Hampir setiap berapa ratus meter selalu ada penjagaan.
Berita Mesir juga mengabarkan sementara di daerah pemukiman penduduk, tugas polisi diambil alih oleh para penduduk yang peduli. Jalan-jalan dipenuhi dengan tiang-tiang lampu dan reruntuhan batu bata untuk untuk membatasi kecepatan kendaraan yang lewat. Tiap melewati mereka yang berjaga harus menunjukkan surat-surat kendaraan dan tanda pengenal.
Ya, inilah Mesir. Ini adalah catatan mukoddimah saya.
Alhamdulillah, kami semua di sini baik-baik saja. Semua WNI juga secara bertahap mulai dievakuasi. Di mana-mana yang namanya proses negara yang akan revolusi sudah pasti akan banyak korban. Menurut data di BBC dari siarannya yang saya ikuti, sudah lebih dari 300 orang yang meninggal dan ada ribuan yang dirawat di rumah sakit.
Sekarang di Mesir mulai pecah, antara yang mendukung pemerintah dan yang menolak dan di sinilah titik peperangan antar rakyat segera terjadi. Tunggu saja.
sumber : http://terbaru2010.com/berita-mesir-terkini.html
Why so many states are legalizing gambling?

Saat ini ada 13 negara yang telah dilegalisir dalam hal perjudian dan mereka memiliki lebih dari 450 kasino di antara negara-negara, dan mereka mendapatkan 72 miliar dolar per tahun.
Dari uang ini merupakan uang tambahan untuk perbaikan jalan, sekolah dan banyak hal lain yang memerlukan uang negara untuk memperbaiki dan memelihara.
Dalam 10 tahun terakhir ada juga sejumlah besar kasino India yang memberikan izin di negara-negara yang tidak memiliki perjudian yang disahkan, seperti tempat di Casino India, dan mereka tidak membayar pajak.
Banyak negara yang bangun dan menyadari bahwa ada bisnis yang sangat menguntungkan di luar sana, dan tidak hanya tidak membawa uang ke negara juga menciptakan ribuan pekerjaan untuk setiap kasino yang terbuka. Jadi untuk sebuah negara dengan tingkat pengangguran yang tinggi ini berarti lebih banyak orang yang bekerja dan kurang dari statistik uang harus dibelanjakan untuk orang-orang ini, sekali lagi kemenangan bagi negara dan rakyat.
Hal ini juga berarti lebih banyak uang untuk negara untuk memberi makan anak-anak makanan hangat saat makan siang dan uang untuk meletakkan buku-buku baru di kelas dan mungkin untuk membangun sekolah lebih banyak. Uang ini juga digunakan di beberapa negara bagian untuk mempekerjakan petugas polisi lebih.
Disahkan perjudian selain membawa lebih banyak uang untuk pemerintah dalam pajak juga membawa uang ke para penjudi masyarakat akan menggunakan layanan seperti hotel, restoran dan atraksi lokal lainnya sementara mereka berada di daerah tersebut. Hal ini dapat membawa dorongan besar ke ekonomi kelaparan kecil yang terpisah dari yang kasino.
Alasan lain mengapa banyak negara yang mendorong untuk membuat perjudian hukum adalah upaya untuk menghapus bisnis perjudian ilegal. Banyak orang merasa bahwa jika perjudian yang disahkan tidak ada alasan bagi orang untuk pergi dan merasakan berbahaya kasino.
Jenis ini menjadi semakin sulit bagi polisi untuk mencari dan seperti yang mereka lakukan menemukan mereka, mereka akan berkemas dan mengubah lokasi atau yang lain hanya jika polisi mengambil tempat mereka. Hal lain yang buruk tentang kasino ilegal bahwa tidak ada pemantauan untuk memastikan kasino tidak menipu pemain.
Dalam banyak kasus polisi menggerebek kasino ilegal dan menemukan bahwa semua permainan meja dan kartu dicurangi kasino agar kasino menang, dan jika hal ini diketahui, operator kasino memiliki pembunuh rahasia untuk menjaga rahasia mereka, dan kebanyakan orang takut untuk hidup mereka dan menolak untuk bekerja sama dengan polisi.
Disahkan perjudian untuk memastikan kedua pemain dan casino yang memainkan permainan jujur.
Jangan biarkan semua ini membuat Anda berpikir perjudian yang tidak downside. Banyak uang untuk pergi ke pengobatan bagi orang-orang yang kecanduan judi, dan kebanyakan kota dengan kasino biasanya melihat peningkatan kejahatan di daerah-daerah, sehingga polisi menganggap tempat perjudian bukan hanya suatu kemewahan melainkan itu adalah sebuah kebutuhan.
Diterjemahkan dari:
http://www.readbud.com
